Iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhrD7yx-DdJE6SBDqIT7yYDbFn8AyQ1qCVF6DMmDJMwOGKECtRYGVfcKtttbMd0Ot8qhWSfdv-UHaStsH7PUTdAba0tAq0_Y1z3B7Su3LM7_IUY9t2IvXt5Jn4w6_VGCJTb3iW3KBzB6745tc_-1sTHRX9mW1mAUjYRkq4u8z9OIwDjeJDLBY-MoRRZ=s1600

Iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEhrD7yx-DdJE6SBDqIT7yYDbFn8AyQ1qCVF6DMmDJMwOGKECtRYGVfcKtttbMd0Ot8qhWSfdv-UHaStsH7PUTdAba0tAq0_Y1z3B7Su3LM7_IUY9t2IvXt5Jn4w6_VGCJTb3iW3KBzB6745tc_-1sTHRX9mW1mAUjYRkq4u8z9OIwDjeJDLBY-MoRRZ=s1600
,

Iklan

Setelah Kebakaran di Jumputrejo, Dimana Mujahidin Berada? Ini Jawaban Polres Sidoarjo dan Polsek Sukodono

Friday, November 10, 2023, November 10, 2023 WIB Last Updated 2023-11-11T00:00:18Z

 

Kondisi rumah sekaligus kios SPBU Mini milik Mujahiddin di Desa Jumputrejo.




DNN, SIDOARJO - Mujahidin pemilik SPBU mini yang meledak dan membakar tiga rumah sekaligus di Desa Jumputrejo Kecamatan Sukodono pada (07/11/2023) lalu, hingga kini belum jelas keberadaannya. Pria yang diduga penimbun BBM ilegal itu tiba-tiba menghilang tanpa jejak. 


Dari informasi yang diterima awak media ini, baik keluarga maupun tetangganya mengaku  tidak mengetahui keberadaan pria empat bersaudara itu. Salah satu diantaranya HM yang ikut terbakar rumahnya. Ia mengaku sempat dimintai keterangan di Mapolsek Sukodono. 


"Sehari setelah kejadian saya sempat diperiksa polisi mulai pukul 12.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Dan saya saat itu melihat Mujahidin ada di situ (Mapolsek Sukodono-red). Ia juga diperiksa saat itu," ujarnya. 


Terkait hal itu, Kapolsek Sukodono AKP Supriyana ketika dikonfirmasi melalui selulernya Jum'at (10/11/2023) siang tadi mengaku tidak mengetahui keberadaan Mujahidin. Dan ia juga menyatakan tidak mengetahui penyuplai BBM ke Mujahidin. 


"Wong yang menangani dari kemarin Polres kok. Yang mengintrogasi itu juga dari polres, yang jelas Polsek tidak melakukan pemeriksaan, hanya mengamankan lokasi kejadian. Juga yang mengambil salah satu bukti motor, silahkan konfirmasi ke Polres," elaknya.


Sementara itu bagian Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono yang dihubungi melalui selulernya mengatakan kasus ini masih dalam proses penyelidikan.

"Kami mohon waktu ya mas, percayakan pada kami," Ungkapnya singkat. 


Seperti diberitakan sebelumnya, warga Dusun Keling RT 18 RW 06 Desa Jumputrejo Kecamatan Sukodono dikagetkan dengan ledakan keras hingga beberapa kali dari puluhan drum berisi BBM pertalite dari rumah Mujahidin yang terbakar. 


Kejadian iu berawal dari percikan api pom bensin mini milik Mujahidin saat melayani konsumen. Warga setempat berusaha membantu memadamkan kobaran api sebelum menjalar ke puluhan drum stok BBM yang ada di dalam rumah. 


Namun api tidak bisa dikendalikan dan akhirnya terjadi ledakan yang mengakibatkan tiga rumah warga sekitar dan dua sepeda motor juga ikut hangus terbakar. Selain itu, kabel kabel provider dan PLN juga putus terbakar hingga sempat terjadi pemadaman aliran listrik pada saat itu.(hans/pram)

Iklan

https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEh5qCd9AeFn-lyqVbBcH8rTim07Ay_xbYd6AiaVSQnXSY57S_XnKzbeyqlcuFXemvK5Q0yU-umA4FaH8ThX1Gut8vyjVviRQMZvT9HCrdv9nnzHn8MimtwNQpLxE4onUfobXs_xamjsooT5dxxba72AfCEFlBwXUigoIlRAEIT4stnjHsqKI4Gsl0sa=s1280