-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Ditolak Warga, Target Renovasi Warung Dipastikan Tak Akan Tercapai

Thursday, November 24, 2022 | November 24, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-11-24T11:52:19Z

Kabid Pengembangan Usaha Mikro, Dinkop Dan UM Sidoarjo, Shanti Wahyu Anggraini.



DNN, SIDOARJO – Target renovasi 402 unit warung milik warga yang digarap Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (Dinkop & UM) Sidoarjo hingga akhir tahun 2022 ini dipastikan tidak akan terealisasi. Pasalnya ada beberapa pemilik warung yang menolak program tersebut.


Ditemui di ruang kerjanya, Kamis (24/11/2022) siang tadi Kabid Pengembangan Usaha Mikro, Dinkop Dan UM Sidoarjo, Shanti Wahyu Anggraini mengatakan pihaknya terus berusaha untuk memenuhi target tersebut.


“Tapi di lapangan ada yang menolak direnovasi. Diantaranya ada 7 pemilik warung di wilayah Kecamatan Sidoarjo,” katanya. Namun ia tak menjelaskan lebih lanjut mengenai alasan penolakan tersebut.


Padahal, sebagaimana diberitakan sebelumnya, warung-warung yang akan direnovasi tersebut merupakan usulan yang disampaikan pemerintah desa ke Dinkop  UM Sidoarjo. Kemudian usulan ini ditindaklanjuti dengan survei ke lapangan untuk melihat kelayakan dan bentuk renovasi yang dibutuhkan.


Dan hasilnya ada 75 warung di wilayah Kecamatan Sidoarjo yang direnovasi. Proyek tersebut digarap CV Multi Lavida Utama. Kontraktor yang beralamat di Jl Raya Pagerwojo itu ditetapkan sebagai pemenang tender dengan penawaran senilai Rp 314 juta dari pagu Rp 375 juta.


Berikutnya, di Kecamatan Candi ada 75 warung rakyat yang diperbaiki. Pelaksananya CV Gastrek dari Desa Kupang Kecamatan Jabon. Paket yang dianggarkan Rp 375 juta tersebut ditawar dengan nilai Rp 305 juta.


Lalu kontraktor dari Kelurahan Urang Agung, CV Berkah Mulia akan merenovasi 60 unit warung di wilayah Kecamatan Tanggulangin. Proyek dengan pagu senilai Rp 300 juta itu dimenangkannya setelah mengajukan penawaran sebesar Rp 249,6 juta. 


Untuk kecamatan Tulangan dianggarkan dana sebesar Rp 345 juta untuk merenovasi 69 unit warung. Dan akhirnya kontraktor dari  Desa Janti Kecamatan Tarik, Fama Construction, dinyatakan sebagai pemenang dengan nilai penawaran Rp 276,4 juta.


Selanjutnya CV Cipta Buana yang menggarap 72 unit warung di Kecamatan Krian. Kontraktor yang berkantor di Jl Raya Kludan itu sukses menggapai proyek yang dianggarkan sebesar Rp 360 juta itu dengan penawaran ‘hanya’ Rp 287,3 Juta.


Dan akhirnya, proyek renovasi 51 unit warung di wilayah Kecamatan Sedati digarap CV Kusma Jaya. Kontraktor asal Dusun Banjarpoh Desa Banjarbendo Kecamatan Sidoarjo terpilih setelah mengajukan penawaran dengan nilai Rp 240,9 juta dari pagu nilai proyek seharga Rp 255 juta itu.


Terkait warung milik Khodiron di Dusun Kedayon, Desa Sumput Kecamatan Sidoarjo yang renovasinya tak sesuai kebutuhan, Shanti mengatakan pihaknya sudah menindaklanjuti komplain tersebut dengan mengirimkan konsultan pengawasnya ke lapangan.


“Nanti akan ada telaah dari konsultan pengawas, apakah bisa digarap atau tidak. Soalnya dibutuhkan teknis khusus untuk pekerjaan atap. Khawatirnya, begitu atapnya diganti, nanti malah roboh sehingga biaya renovasinya pasti akan bertambah,” kilahnya.(hans/pram)