-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sampah Warga Sudah Diangkut, TPST Desa Pilang Masih Overload

Wednesday, September 28, 2022 | September 28, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-09-28T14:25:05Z

 

Alfadi, Kepala Desa Pilang Kecamatan Wonoayu.



DNN SIDOARJO - Hingga saat ini TPST di desa Pilang Kecamatan Wonoayu kondisinya masih menggunung. Namun sampah rumah tangga yang menumpuk di depan rumah warga, sudah dibersihkan petugas dari TPST.


Kepala Desa Pilang, Alfadi ketika dihubungi di kantornya, Rabu (28/09/2022) siang tadi mengatakan overload-nya TPST itu lantaran pihaknya kekurangan pegawai pemilah sampah. "Mereka (pegawai pemilah-red) izin pulang kampung ke Probolinggo beberapa hari, jadi kami kesulitan mencari penggantinya," ujarnya.


Terkait kiriman sampah dari luar desa ke TPST Pilang, Alfadi mengatakan, “itu atas perintah Pak Yanto dari DLHK (Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan-red). Jadi kami tidak bisa menolak," ungkapnya.


Lebih lanjut Kades yang juga mantan staf di kecamatan Wonoayu ini juga menjelaskan bahwa pihaknya juga dijanjikan oleh pegawai DLHK akan mendapatkan bantuan berupa mesin convayer untuk mempermudah pemilahan sampah. "Katanya sih bulan ini. Namun sampai saat ini saya belum dikabari lagi," tukasnya.


Berkenaan dengan iuran retribusi sampah sebesar Rp 20 ribu yang dipungut dari setiap rumah, Alfadi menegaskan tidak semua warga membayar iuran tersebut. "KSM memberikan Laporan keuangan bulanan yang masuk ke saya kurang lebih Rp. 28 juta-an, sedangkan Desa pilang ada sekitar 1900 KK," tegasnya.


Dari laporan bulanan yang masuk itu, pendapatan TPST juga fluktuatif. Kadang ada dana yang tersisa, namun terkadang juga minus. Disebutkannya, saat ini saldo yang ada di kas KSM sejumlah Rp 18 juta-an.


Sementara itu Camat Wonoayu, Probo Agus Sunarno yang dihubungi melalui selulernya menjelaskan, sampah yang ada di TPST Desa Pilang itu diakuinya tidak semuanya dari warga setempat.


"Memang 60 % sampah dari warga Pilang. Yang 40% dari luar Desa Pilang, 10% diantaranya dari Pondok Candra. Kerjasama ini sudah terjalin sejak dulu, saat TPST Pilang itu masih kekurangan sampah untuk dipilah, dan sampah dari pondok Candra itu bagus," ungkapnya.


Berkenaan dengan kondisi sampah yang overload saat ini di TPST, Probo sudah berkoordinasi dengan DLHK. "Tadi saya sudah berkoordinasi dengan pak Yanto, staf DLHK untuk segera melakukan pengurangan sampah, tapi bukan clean up lho ya," pungkasnya.(hans/pram)