Jika PT ISS Ingkari PKS, Dishub Sidoarjo Ancam Putus Kontrak - dnnmedia.net

Breaking News

TNI - POLRI

Monday, June 20, 2022

Jika PT ISS Ingkari PKS, Dishub Sidoarjo Ancam Putus Kontrak

 

Kepala Dishub Sidoarjo, Benny Airlangga



DNN, SIDOARJO – Dinas Perhubungan (Dishub) Sidoarjo mengancam akan mencabut kontrak kerjasama pengelolaan parkir tepi jalan umum jika PT Indonesia Sarana Service (ISS) ingkar terhadap perjanjian yang telah disepakati bersama sebelumnya.


“Terserah PT ISS mau jalan mulai kapan. Yang penting tanggal 18 Juli nanti uangnya sudah harus bisa dicairkan Rp 2,7 Miliar. Kalau mereka tak mau bayar, ya kontraknya kita putus,” ujar Kepala Dishub Sidoarjo, Benny Airlangga yang ditemui di Pendopo Kabupaten, Senin (20/06/2022) siang tadi.


Pernyataan tersebut disampaikan lantaran hingga hari ini PT ISS tak segera mengeksekusi layanan pengelolaan parkir yang menjadi kewajibannya. Padahal seharusnya pekerjaan itu sudah dimulai sejak Sabtu (18/06/2022) kemarin lusa.


Sedang disisi lain, pihaknya sudah melepas kewenangan untuk mengelola lokasi-lokasi parkir yang ditangani selama ini. Karena itu kalau saat ini ada penarikan retribusi yang dilakukan para juru parkir (jukir) di tepi jalan umum dan tempat-tempat khusus, Benny menegaskan pungutan tersebut liar.


“walaupun sampai saat ini pihak ISS tidak menjalankan kewajiban untuk mengambil alih penggelolaan parkir, Tapi argonya kami anggap sudah berjalan, karena sesuai PKS (Perjanjian Kerjasama-red) cek pembayaran di bulan pertama dicairkan pada 18 Juli itu,” tandasnya.    


Terkait jumlah titik-titik parkir yang dipersoalkan PT ISS, menurut Benny pihaknya sudah cukup kooperatif. Diantaranya bersedia melakukan kajian baru yang dilakukan konsultan untuk memetakan potensi parkir tepi jalan dan tempat khusus di Sidoarjo.


“Saya juga menyatakan siap untuk memastikan jumlah lokasi parkir yang akan dikelola PT ISS tetap 359 titik sebagaimana disebutkan dalam KAK (Kerangka Acuan Kerja-red) dan SK Bupati,” tambah mantan Asisten 2 Sekda Sidoarjo itu.


Bahkan jika nantinya ditemukan ada titik parkir yang hilang, pihaknya juga bersedia mencarikan lokasi baru. Dan kalau ternyata jumlah lokasi parkir itu benar-benar berubah, Dishub Sidoarjo juga sudah menyatakan kesediannya untuk meng-adendum PKS yang ditandatangani pada 25 April lalu.


“Semuanya oke. Tapi mereka harus tetap running pada tanggal yang sudah disepakati itu. Perkara lainnya akan kita tangani bersama sambil jalan. Soal titik parkir itu berkurang atau bertambah akan kita perhitungkan lagi kemudian. Termasuk urusan nilai rupiah yang dibayarkan PT ISS ke kas daerah,” ucap Benny dengan nada tegas.


Sementara itu Direktur Operasional PT ISS, Dian Sucipto membatalkan rencana penyampaian alasan resmi perusahaannya terkait molornya jadwal pengelolaan parkir yang dijadwalkan hari ini. Ia berdalih masih berkoordinasi dengan pihak Dishub Sidoarjo.


“Segera kalau ada perkembangan akan kami lakukan update. Tujuan kami agar berimbang dan lebih bisa menjadi solusi serta informasi untuk publik,” tulis Dian dalam wall chat WA-nya pada DNN, pagi tadi.(hans/pram)

No comments:

Post a Comment

Post Top Ad